
KEDUNGJATI, PURBALINGGA - Pelaku UMKM di Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan penjualan secara offline, sementara penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran belum optimal. Kemasan produk juga masih sederhana dan belum mencantumkan identitas UMKM. Kondisi tersebut menjadi perhatian KKN Reguler UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Tahun 2026 Kelompok 56 melalui program unggulan Digital Marketing untuk mendorong UMKM Desa Kedungjati menuju digitalisasi.
Sebagai langkah awal, dilakukan pendataan UMKM untuk mengetahui kondisi dan potensi usaha yang ada di desa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan “Seminar Digital Marketing: UMKM Desa Go Digital” yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Kedungjati pada 09 Agustus 2026 yang diikuti oleh pelaku UMKM serta Karang Taruna dari setiap RT di Desa Kedungjati yang tersebar di 36 RT. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi dan praktik mengenai pembuatan pamflet atau banner, pembuatan Google Maps (GMaps), serta cara memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk. Pelatihan ini diberikan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi secara lebih optimal untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Setelah pelaksanaan seminar, Kelompok 56 KKN UIN Saizu Purwokerto juga melakukan tindak lanjut melalui pendampingan secara langsung dari rumah ke rumah. Pendampingan ini dilakukan untuk membantu pelaku UMKM dalam membuat dan melengkapi profil usaha pada Google Maps (GMaps), sehingga lokasi dan informasi mengenai usaha mereka dapat lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen. Melalui pendampingan secara langsung tersebut, pelaku UMKM juga mendapatkan bantuan dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama kegiatan seminar.
Salah satu pelaku UMKM, Pak Parno, menyampaikan rasa terima kasih atas adanya kegiatan tersebut. “Saya berterima kasih karena sudah dibantu bagaimana cara mempromosikan produk secara online dan pembuatan GMaps,” ujar Pak Parno. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat membantu pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital untuk mendukung pemasaran produk.
Kepala Desa Kedungjati, Pak H. Suwondo, turut mengapresiasi program tersebut. “Ilmu yang ditinggalkan sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk oleh pelaku UMKM untuk berubah menuju UMKM Go Digital,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Kelompok 56 KKN UIN Saizu Purwokerto berharap pelaku UMKM Desa Kedungjati mampu memanfaatkan media digital secara mandiri untuk meningkatkan promosi, memperluas pemasaran, dan mengembangkan usaha.