KEDUNGJATI, PURBALINGGA — KKN Kelompok 56 Desa Kedungjati melaksanakan Program Literasi Digital bertempat di Aula Balai Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga pada 2 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN Kelompok 56 yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dan media digital secara bijak, aman, dan kreatif.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah Desa Kedungjati, perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, PKK, serta pihak-pihak terkait. Koordinasi dilakukan untuk menentukan sasaran peserta, menyusun jadwal dan lokasi kegiatan, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi digital. Tahap ini juga bertujuan untuk memperoleh dukungan dan masukan dari pemerintah desa serta mitra kegiatan agar pelaksanaan program berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Selanjutnya, KKN Kelompok 56 melaksanakan sosialisasi literasi digital dengan tema “Cerdas Bermedia Digital, Terhindar dari Hoaks dan Penipuan Online.” Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar literasi digital, manfaat penggunaan media digital secara positif, etika dalam bermedia sosial, serta pentingnya berpikir kritis terhadap informasi yang diterima melalui media digital.
Peserta tentunya juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri informasi palsu atau hoaks, berbagai modus penipuan online yang sering terjadi melalui media sosial maupun aplikasi perpesanan, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui studi kasus, simulasi membedakan informasi yang benar dan hoaks, diskusi, serta sesi tanya jawab. Metode tersebut digunakan agar peserta dapat memahami materi dan menghubungkannya dengan situasi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, Program Literasi Digital KKN Kelompok 56 Desa Kedungjati memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat dalam menggunakan media digital secara lebih cerdas, aman, dan kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi, waspada terhadap hoaks dan penipuan online, menjaga keamanan data pribadi, serta memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan yang positif dan produktif.